BANYUMAS - Dalam suasana penuh kehangatan iman, para guru MA Al Falah Jatilawang menapaki jalan silaturahmi dengan menyambangi rumah-rumah warga serta para tokoh agama di lingkungan madrasah, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini menjadi ikhtiar nyata untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus meneguhkan peran madrasah sebagai cahaya di tengah masyarakat.

Silaturahmi yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini disambut hangat oleh masyarakat. Kehadiran para guru bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan menghadirkan rasa dihargai, dipedulikan, dan dipersatukan dalam bingkai kebersamaan yang religius dan harmonis.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas, melainkan bagian dari ruh perjuangan madrasah.

“Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan para tokoh agama, ” tegasnya, menandaskan pentingnya kedekatan emosional dan spiritual antara lembaga pendidikan dan lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar agar sinergi terus terjalin kokoh.
“Kami berharap, melalui langkah sederhana ini, terbangun kekuatan bersama dalam mendukung pendidikan berkarakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, ” imbuhnya penuh harap.
Dalam setiap perjumpaan, para guru tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog. Aspirasi, masukan, hingga harapan masyarakat mengalir, menjadi bekal berharga bagi kemajuan MA Al Falah Jatilawang ke depan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Mangunsari, KH. Ahmad Sobri, memberikan apresiasi mendalam atas langkah tersebut.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat, ” ujarnya, seraya menegaskan bahwa silaturahmi adalah kunci memahami dan saling menguatkan dalam membangun lingkungan religius.
Ia pun mengingatkan agar kegiatan ini terus dijaga keberlangsungannya.
“Dengan silaturahmi, kita saling memahami dan saling mendukung demi terciptanya harmoni umat, ” pesannya penuh makna.
Senada, Komite MA Al Falah Jatilawang, Kyai Ahmad Khirsun, menyebut silaturahmi sebagai jembatan emas antara madrasah dan masyarakat.
“Ini langkah yang sangat baik dan harus terus dijaga. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, ” tegasnya, menekankan bahwa hubungan baik akan berdampak langsung pada tumbuh kembang peserta didik.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., menegaskan arah kebijakan yang sejalan dengan kegiatan ini.
“Madrasah harus dekat dengan masyarakat dan tokoh agama. Dari sinilah kepercayaan tumbuh dan peran madrasah semakin kuat, ” tandasnya dengan penuh keyakinan.
Melalui silaturahmi yang menyejukkan ini, MA Al Falah Jatilawang diharapkan semakin kokoh sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi pelita dalam kehidupan sosial dan keagamaan, menebar keberkahan di setiap langkah dan menghidupkan harmoni di tengah umat.
(Humas Mafalah/Djarmanto-YF2DOI)
