BANYUMAS - Suasana penuh keberkahan menyelimuti kediaman Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, S.Ag., M.S.I., di Kali Putih, Purwojati, Sabtu (28/03/2026).
Dalam momentum Halal bi Halal yang berpadu dengan Khatmil Qur’an dan pertemuan Dharma Wanita, seluruh keluarga besar madrasah berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi yang hangat dan sarat makna.

Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas, jajaran komite, Pengawas Madrasah Istikomah, S.Pd., M.Pd., serta Kasi Penma Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H.M. Wahyu Aziz, S.H., M.Si.

Kehadiran mereka menjadi penegas sinergi antara madrasah, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun pendidikan yang berlandaskan iman dan akhlak.
Rangkaian acara diawali dengan khatmil Qur’an yang telah menjadi tradisi rutin. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun khusyuk, meneduhkan jiwa dan mengingatkan bahwa Al-Qur’an adalah sumber cahaya dalam setiap langkah kehidupan.
Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia Ibni Ali Arifin, S.Pd.I., mengawali dengan ungkapan syukur. Ia menegaskan, Halal bi Halal ini menjadi jembatan hati untuk mempererat ukhuwah dan menyucikan hubungan antarsesama.
Perwakilan GTK, H. Ery Kusnanto, M.Pd., dalam refleksinya mengingatkan pentingnya menjaga nilai Ramadan.
“Kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan harus terus hidup dalam pengabdian, karena pendidikan sejati lahir dari keteladanan akhlak, " ungkapnya.
Dukungan masyarakat disampaikan Sutarno selaku perwakilan Komite dan Pemerintah Desa Silado.
“Sinergi antara madrasah dan masyarakat adalah kunci kemajuan pendidikan yang berkelanjutan, " terangnya.
Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya meneguhkan arah kebersamaan. Ia menekankan, “Kebersamaan dan keikhlasan adalah fondasi utama dalam membangun madrasah yang maju dan bermartabat.” Sambutan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa seluruh ikrar dan semangat yang terbangun diterima dengan baik oleh seluruh hadirin.
Pengawas Madrasah, Istikomah, S.Pd., M.Pd., turut menguatkan dengan apresiasi atas kekompakan yang terjalin.
“Kekuatan madrasah tidak hanya pada program, tetapi pada soliditas dan budaya positif yang terus dijaga bersama, " tambahnya.
Sebagai penutup sambutan, Kasi Penma Kemenag Banyumas, Dr. H.M. Wahyu Aziz, S.H., M.Si., menegaskan peran strategis madrasah. Ia menyatakan, “Madrasah adalah pilar penting dalam melahirkan generasi unggul yang kokoh dalam iman dan akhlak, dan kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter.”
Puncak acara diisi mau’izhah hasanah oleh KH. Ahmad Muhail dari Purwojati yang mengingatkan, “Kemenangan sejati pasca-Ramadan adalah kemampuan menjaga nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar merayakan hari raya.” Tausiyah tersebut menggugah kesadaran akan luasnya nikmat Allah SWT.
Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman dalam suasana haru. Kebersamaan ini menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan raga, melainkan pertemuan hati dalam naungan iman.
(Humas MTsN3/Djarmanto-YF2DOI)
